Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts

Monday, 9 May 2016

P.S. I Love You

Belum menjadi waktu yang lama, yang sudah pasti hanyalah fakta bahwa kamu masih di sini.. 


Sudah entah berapa ratus hari kamu membuat waktu menjadi terlalu menyenangkan. Meskipun begitu, kita ini satuan yang tidak sempurna, yang kadang berkeluh-kesah, bersumpah-serapah, sembur-menyembur, bersilat lidah, bahkan saling meratap. Entah sudah secompang-camping apa hubungan ini, yang kutau kita masih di sini, menjaga dan memelihara semua yang telah dimulai.

Sunday, 21 June 2015

05.00 am

Selagi aku menyendokan nasi di piringku, perutku mendadak kenyang melihat menu semur daging untuk sahurku. Oh sama seperti kemarin rupanya. Menu yang dimasak oleh ibuku dari pukul 2 pagi yang kupikir tidak akan mudah bangun di sepertiga malam untuk memasaknya. Akankah kamu sama sepertiku? Melihat aku yang selalu seperti ini bahkan dari awal kamu mengenalku.

Entah karna bosan aku lebih memilih kelaparan dibanding memakan menu sahurku. Ibu mendelik, mengucap aku tidak bersyukur atas rejeki yang Tuhan berikan. Seperti angin lalu, aku membuka lemari lalu memasak mie instan untuk menyimpan energi selama berpuasa. Akankah kamu juga begitu? Memilih yang lain saat aku bersiap menunggu kamu memanggilku sayang.

Kadang, aku tak siap menghadapi badai yang mungkin datang di sela canda dan tawa kami. Menghitung hari demi hari, sudah seberapa banyak aku membuatmu bahagia dan tersenyum nyaman berada di dekatku. Meramu waktu demi waktu mencari segala cara untuk selalu menjadi bagian favoritmu. Betulkah itu aku?

Saat aku merasa ada yang berdiri lebih kuat untuk menantangku mungkin aku akan kalah. Kelemahanku adalah ketakutan. Seperti ia yang berjuang ingin menggantikan aku dari sisimu. Ia yang mejanjikan banyak hal baru untuk membuatmu bahagia. Mampu membuatmu puas dengan segala macam keindahannya. Mampu menghadirkan kenyamanan dengan kelembutan dan sorot matanya yang lebih menenangkan. Entah aku akan bagaimana menghadapi keegoisanku kalau tiba di saat itu.

Sayang, mencintaimu bukan hal yang mudah. Aku belajar berjuang mengalahkan egoku agar kita bisa bersama. Memilihmu bukanlah perkara kecil, untuk berjuang bersamamu aku perlu memantapkan segenap keputusanku. Tapi, jika kamu berpikir yang tidak sama, aku selalu menginginkan kamu bahagia dengan duniamu. Ringan dalam langkahmu, dan bersyukur di setiap keputusanmu. Tapi jika boleh kukatakan, aku memilihmu. Perjuangan kita untuk itu, kan?

Tuesday, 31 March 2015

Insomnia

Seperti biasa jika perempuan sudah berkumpul. Mulut tak henti berucap, telinga tak bosan mendengar, mata pun fokus memperhatikan. Bau gosip dimana-mana, seremeh apapun masalah itu, sedikitnya satu kalimat pasti muncul dari berbagai pihak. Kali ini kudiam hanya untuk mendengarkan keantusiasan semua teman-temanku akan cerita yang mereka miliki.

Friday, 20 February 2015

Galaxy

Semuanya karena langit, di suatu sore dengan burung yang sering berdendang. Aku berbaring di atap rumahku, mengapa Ia begitu dekat tapi sebenarnya jauh? Aku seolah bisa menggapainya yang entah semakin ku ingin semakin ia menjauh. Ingin kurasakan seperti apa permukaannya. Apakah benar ia biru? Atau gelap hitam karena tak ada cahaya yang menemaninya? Entah bagaimana, ia tetap menjadi sumber rahasia Tuhan yang takkan bisa diungkapkan siapapun.

Tuesday, 10 February 2015

Jika Ditemani Ruang Sunyi

Jadi apa yang sudah kamu temukan?

Sepulang mengajar, aku duduk memainkan beberapa buah lagu. Banyak yang menemaniku memetik gitar dalam diam. Biola yang rusak, kipas angin yang tak hentinya berputar, atau tumpukan sepatu yang sudah jarang kupakai. Setidaknya mereka tidak menggangguku seperti jeritan dan pukulan pedagang keliling yang berusaha mencari perhatian. Dan lagi, aku rindu sunyi, sepi yang bersahabat dengan jari-jariku.

Mungkin, adakah kamu rasakan hal yang tak sama? Entah aku yang tidak menyenangkan lagi atau mungkin sesuatu yang muncul dari pikiran terburukku. Aku selalu berjaga, bahkan akan selalu kujaga semua yang telah kamu berikan, perasaan, dan juga pikiranmu agar tak mudah kau ubah. Atau akankah itu semua terjadi? Entah itu kapan, bagaimana, dan seperti apa rasanya.

Tuesday, 18 November 2014

Dari Hujan untuk November

Sengaja kusimpan beberapa stok Camomile Tea. Ini akan menjadi teh favoritku selanjutnya. Kuambil satu dan kuseduh hangat ditemani gerimis yang menjadi hujan. Ini sebatas mengingatkanku dengan Edensor di dataran Inggris sana. Ada sebuah kedai kecil yang menyediakan berbagai macam teh dan wewangiannya. Ah mimpi lagi.

Sunday, 2 November 2014

Dari Toples dengan Lilin di Dalamnya

"Sendu begini, ada yang enggan memunculkan cahyanya.
Malam ini, kuberi secercah terang dari toples dengan lilin di dalamnya
hingga ia rasakan hangat meski jauh, kuharap mampu."

Friday, 24 October 2014

Perkenalkan: Pemimpi dari Kotak Persegi Panjang

Siapa tak rindu aroma musim gugur di Albion?
Tersirat karya Tuhan dari gradasi warna dedaunan
semesta berkumpul menghangatkan diri, berselimut coklat di permukaan.
Angin bertiup, orang-orang bermantel tebal berlalu-lalang ingin cepat sampai ke rumah.

Thursday, 16 October 2014

Sepi

Seharusnya kau dengarkan sore ini
Dari Moonlight Sonata ke Fur Elise, kau tak rindu irama ini?
Kau dan aku yang senang berteman dengan jarak.
Dengan jarak, kau selalu merasa baik,
tidak juga aku yang malah menunggumu di persimpangan.

Tanya (?)

Aku sedang hitung guguran kelopak mawar merah
Satu-satu kusimpan dalam kaca hampa udara
Kemudian layu, tapi merahmu sama,
kau tak bernyawa lagi..

Friday, 3 October 2014

Angin Sore

Angin sore ini terlampau sering lintas, melintas dan merasuki ragaku yang sedang diam di halaman rumah. Angin, jangan sering lewat! Mataku pedih, berair lagi. Bahkan kau yang sejuk sekalipun, kuminta sebentar, jangan lewat dulu. Aku sedang tidak ingin diganggu..

Tuesday, 26 August 2014

Pagi dari Penyembunyi Hari

Ada pesan untukmu, Pagi. Jangan cerah dulu! Dan untuk kalian, burung-burung, jangan bernyanyi dulu! Aku masih rindu kasurku ini.

Sunday, 24 August 2014

Rumah Itu Kosong

Selamat malam rumah, lama sekali aku rindu kebebasan. Menghuni kamar, menonton tv, membaca novel, atau sekedar duduk-duduk santai di atap rumah sambil menghabiskan waktu dengan secangkir teh dan Banda Neira. Damai, sepi, tenang..

Monday, 19 May 2014

Mari Tanya Mereka

Sabtu malam, disaat semua orang sibuk dandan dan memilih baju untuk berkencan, aku masih saja duduk di ruang tamu. Menunggu. Kapan ya akan datang seseorang menjemputku dan mengajakku merayakan malam yang konon sering disebut-sebut malam kelabu kaum jomblo? Sebentar, sebenarnya jomblo zaman sekarang ini termasuk kaum minoritaskah? Atau perkembangbiakannya maju pesat hingga menjadi kaum mayoritas yang menjajah kaum dengan status kebangsawanannya disingkat "pacaran"?
Eh sebentar... "Menunggu"? Sampai kapan ya? Toh tak pernah ada kabar yang menunjukkan kedatangan orang yang akan menghapus kejombloanku.
Jadi masih harus menunggu? Atau aku yang menjemput dan bergerak maju?

"Hih, inget kodratmu sebagai cewek kali, Ci"

Duh pernyataan seperti itu kadang selalu membuatku tak memiliki keyakinan akan pilihanku. Maafkan aku Ibu Kartini, selain plin-plan akupun selalu malu jika harus memulai duluan (dalam kasus ini, sih. Kalau kasus yang lain... mari kita pikir-pikir dulu) Jadiiiii? Mau milih terpuruk aja gitu? (?)(?)(?)

Jangan takut dengan kejombloan dan merasa sendirian. Toh, banyak kok orang-orang diluar sana yang jomblo juga. Asal jadi jomblo berkualitas, sih. *terus kalau tau ada banyak kenapa gak pada pacaran aja satu sama lain????* *ABCD: Aduh Bok Cape Dehhhhhh*

Okeeee, daripada Sabtu malamku terasa jauh dari hingar bingar, mending kita nulis tentang #InggrisGratis. Aduh, maafkeuun kalau terkesan serakah terus sombong. Ini merupakan blog entriku yang ketiga setelah dua tulisanku yang telah ku-publish. Ini semua semata-mata hanyalah obsesiku untuk mengunjungi negeri dengan bahasa inggris yang beraksen elegan itu dan membuat mood menulisku mendadak bangun dari tidurnya yang panjang. Apalagi hadiahnya jalan-jalan ke Inggris gratis sambil ngemil bareng Mister Potato pula. Sekali lagi GRATIS!! Ngiler deh akooohhhhh..

Masalahnya disini, aku harus nulis apalagi yaa? Daan jengjengjeng terbesitlah sebuah ide baru untuk tulisan baruku ini. Yeaaaayyy!! #InggrisGratis I'm comiiiiiiiiinnnnnnnnnnngggggg!!!

Aku penasaran dengan tanggapan teman-temanku jika aku bertanya soal Inggris. Aku coba bertanya melalui media chatting online dan sms untuk menanyakan 2 buah pertanyaan sederhana.
1. Apa yang kamu lakuin kalau bisa pergi ke Inggris?
2. Apa yang kamu suka dari negara itu?

Dan surpriseeee, ternyata jawaban mereka beragam. Ada yang ingin melanjutkan kuliah, sekedar jalan-jalan, berwisata kuliner, foto-foto, memajukan Indonesia dengan mencontoh negeri monarki itu (?), bahkan ada pula yang tidak tertarik. TIDAK TERTARIK?? Jelas ini merupakan pertanyaan besar bagiku..

Aaah setelah hipotesisku selama ini yang beranggapan semua manusia itu pasti mau pergi ke Inggris ternyata hanyalah hipotesis delusif. Setelah melakukan survei dan wawancara (cieee gituuuuu) ada beberapa temanku yang lebih tertarik berkunjung ke negeri eropa lainnya bahkan ada juga yang ketika ditanya "Gimana dengan Inggris?" jawaban mereka datar "Ga tertarik" terus sibuk main Cookie Run. Menurut nganaaaa aku ini dosen bermental tebal yang sering sombongin anak kandungnya di jam kuliah dan cuek dicuekin apaaaa (?) Jadi siapa yang cuek?

Mungkin mereka yang tidak tertarik seharusnya bisa mengerti aku *cih siapa elo*. Ya aku cuma perempuan yang butuh pengertian ~~\ o.o/

"Kenapa sih harus gak mau pergi ke Inggris?",
"Bukan gak mau, gak tertarik aja",
"Berarti mau kan?",
"Gak tertarik aja".

Iya, terserah aden aja..
Ujung-ujungnya maksa.
Mang, combro 5ribueun gak pake kencur!

Ada yang membalas pertanyaanku dengan pertanyaan lagi. Teman akrabku waktu SMA. Ciee akrab ya kita (?) Isinya ginii..

"hhe di inggris ada apa aja sih ci?"

Jawabannya: "Gak tau aku belum kesana". Aku gak akan bilang di sekitaran Westminster ada Westminster Palace, Elizabeth Tower dengan Bigben di menaranya, ada Tower Bridge yang merupakan sebuah jembatan yang melalui sungai Thames, London Eye yaitu sebuah bianglala raksasa yang bisa membawa kita melihat  pemandangan kota dari ketinggian, Thames River yang menjadi sungai terpanjang di Inggris, South Bank yang merupakan daerah pusat kota di London, Westminster Abbey sebuah gereja katholik tempat penobatan raja dan ratu Inggris, ada Menara London yang menjadi situs warisan dunia lengkap dengan sejarahnya, ada Double Decker pertama di dunia, ada Boks Telepon Merah yang menjadi salah satu landmark negara ini.

British Museum yang bisa dimasuki secara cuma-cuma dengan koleksi benda dari berbagai belahan dunia. Buckingham Palace sebagai tempat tinggal ratu Inggris dan bisa menggoda penjaga istananya yang terkenal datar-datar saja. Trafalgar Square yang menjadi alun-alun kota London. Di Baker Street 221b ada museum Sherlock Holmes seorang detektif fiktif yang sengaja dibangun sebagai replika dari tempat tinggal Holmes dan Watson. Ada Greenwich Park yang merupakan sebuah taman indah dan di dalamnya terdapat sebuah bangunan yang menjadi acuan pembagian waktu di seluruh dunia, tentu saja kita mengenalnya GMT (Greenwich Meridien Time). Sekitar 30 km dari London ada Warner Bros Studio Tour yang dikenal sebagai Museum Harry Potter.

Mencicipi sarapan tradisional Inggris yang pastinya berbeda dengan Indonesia. Ada fish and chips yang menurut saya enak (nyobanya di Indonesia sih) meskipun sejarahnya makanan ini merupakan makanan para pekerja, ya terus kenapaa? Masalah buat gue? Terus ada budaya minum tehnya yang dikenal Tea Time yang sudah menjadi bagian hidup mereka.

London Underground yang menjadi kereta bawah tanah tertua di dunia. Terdapat taksi hitam (hackney) yang populer di kota London. Kapal pesiar yang bisa dinaiki sambil mengarungi sungai Thames menuju Greenwich.

Aksen British-nya yang terdengar berkelas dan elegan. Cara berpakaian orang-orangnya yang terkenal modis dan sopan. Tata letak negaranya yang begitu rapi dengan memperhatikan detail-detail kecil. Nama "Jhon Smith" yang katanya paling populer di Inggris.

Abbey Road yang merupakan sebuah jalan terkenal yang bisa dipakai untuk berfoto sambil menyebrang di zebra cross. Kota kelahiran Jhon Lennon, Paul McCartney, Ringo Star, dan George Harrison. Yaa, THE BEATLES. Terdapat Museum The Beatles. Negara Mr.Bean. Tempat lahir sekaligus tempat berkarya seorang sastrawan terkenal Shakespear. Negara yang melahirkan seorang penulis menjadi seorang milayarder berkat novelnya, Harry Potter, ya JK Rowling.

Ada banyak stadion sepakbola megah dari klub-klub besar sepakbola disana, Old Trafford untuk Manchester United, Emirates Stadium untuk Arsenal, Etihad Stadium untuk Manchester City, Anfield untuk Liverpool, White Hart Lane untuk Tottenham Hotspur, Stamford Bridge untuk Chelsea, dan masih banyak lagi. Dan mungkin masih sangaaatt banyak kejutan lainnya yang menjadi daya tarik dari negara ini.

Aku tidak akan mengatakan semua itu benar ada di Inggris sebelum aku bisa membuktikannya sendiri, melihatnya sendiri, dan menunjukkan semua keajaiban dari negara ini untuk mereka yang tidak tertarik berangkat kesini *masih mau maksa berangkat kesini* *maksa bikin mereka tertarik dateng ke Inggris* *terus berangkat sama-sama* *uangnya mana?* ha ha

Dan kalau ditanya mengapa saya harus pergi ke Inggris, tentunya ingin mengunjungi semua tempat-tempat itu, menjelajahi negaranya, mempelajari budayanya, memakan makanannya, mencari tahu apa benar nama Jhon Smith begitu terkenal? Dan mengingat cita-citaku waktu SMA..


Ya, pernah terpikir untuk bisa melanjutkan kuliah kesana. Semoga bisa dapet beasiswa dan lanjutin sekolah disana. Aamiin..

Dengan semua mimpi-mimpi gilaku banyak sekali orang yang menganggapku terlalu berlebihan, terlalu banyak bermimpi, dan terlalu muluk-muluk. They say, I'm sticking my neck out for nothing.. Tapi apa salah setiap orang memiliki impian yang besar? Untuk apa mereka sibuk mengatur mimpiku yang katanya seharusnya lebih masuk di akal? Tidak ada salahnya kan jika mau berusaha dan apa salahnya mendukung daripada sibuk mengatur. Ya untuk itu Tuhan menciptakan perbedaan agar terjadi keseimbangan. Dan untuk apa Tuhan menciptakan Inggris dengan segala keindahan dan daya tariknya? Jika bisa keluar dan memiliki kesempatan pergi mengapa tidak kita explore semuanya bandingkan dengan hanya diam saja di dalam rumah dan berdiam diri di depan laptop tanpa menikmati keindahan yang telah Tuhan ciptakan, tidakkah menjadi kufur nikmat?

Ya! Saya ingin berangkat ke Inggris, menjelajahinya, berpetualang, memanfaatkan semua momen yang ada, dan mengabadikannya.


Berikut capture jawaban teman-temanku dengan survei yang kuberikan kepada mereka.

Aamiin, aku juga mau kuliah disana.

Hatinya udah rapi belum?

Kenapa coba tiba-tiba nanya?

Sama atuh euy aku juga..

Wah mau ubah negara presidensil jadi monarki? 

Sama teuing aku juga sis belum pernah...

Buat apa yaaa? Datengin Old Trafford atuh makanya nanya juga :D

Gimana nih mister? Ada #ItaliJermanPrancisGratis gak?

Dinasti ya....

IYAAA SETUJUUU!!

Mungkin kalau Inggris tanahnya seempuk busa (?)

Selvi (?) Mantan? Ehhh...

Emang ya kalau tukang neliti mah. Yuk observasi bareng!

Jadi gimana? Mau kuliah atau makan aja yang banyak?

TANDA TANYA BESAR (??????)

Oh iya...

Oh iyasih... mahasiswa pendidikan...

Kereeennn..

Jalan-jalan aja? Gakan nyoba tidur?


Aamiin. Ngerti kebersihan yaa. Jadi selama ini Indonesia kurang pengertian.

Oke, gimana nanti...

Uniknya gimana cik itu teh?

Cari kerjaan yaa, cerdas yaa...

Yayaya bola bolaa..

Greenwich!!

Sarewelah...

Mending baca blog aku aja..

Kesana buat jogging.. Iyaa..

Selfie Sukaesih... Biar usum...

 Hahaha kira-kira seperti itulah jawaban teman-temanku. Kalau saya apa? Aaaah sudah banyak saya jelaskan di postingan 1 & 2 dan juga di postingan ini..
Terimakasih sudah membaca..








Friday, 16 May 2014

Impian

Jika berkata impian tentunya tiap-tiap orang memiliki mimpi yang jikapun sama tentunya tidak dengan cerita yang sama. Ada yang realistis, ada yang fantastis, ada yang fana, ada pula yang abadi, tergantung bagaimana seseorang menggantungkan impiannya di tempat yang mana.

Menurutku, jika kita berbicara "impian" ini berarti suatu keinginan yang mestinya harus kita capai. Dalam KBBI, impian --> im-pi-an n (barang) yang diimpikan; barang yang sangat diinginkan. Inilah jika kita berbicara tentang impian, suata kata benda yang berasal dari kata "impi" yang artinya mengharapkan dengan sangat; mengidamkan. Nah darisinilah kita berbicara tentang harapan.

Aku mencoba mengetik kata "impian" di Google. Ada sekitar 7.180.000 hasil yang dapat dicari oleh mesin pencari itu. Sedikit banyak atau mungkin banyak sekali orang yang berbicara tentang impian? Apakah ini urusanku? :p . Semua orang memiliki hak atas impian-impiannya atau hanya memilih terus menjalani hidup apa adanya terkecuali mimpi yang padahal bisa ia harapkan, ya realis sekali. Adakah orang seperti itu?

Aku tidak begitu mengingat impian masa kecilku selain keinginanku untuk mengelilingi dunia, menjadi astronot dan berjalan mengelilingi cincin planet Saturnus. Sebuah khayalan dan impian dari seorang anak kecil yang membayangkannya dengan begitu sederhana. Suatu impian fantastis jika diingatnya lagi di hari ini.

Impianku hari ini, masih berhubungan dengan impian masa kecilku. Ya Keliling Dunia, lebih sederhananya mengunjungi "Benua Biru", benua yang terkenal dengan kebangsawanannya (darah biru) sehingga benua Eropa sering dijuluki seperti itu.  Lebih sederhana lagi adalah mengunjungi negara Inggris, yang terkenal dengan Negeri Raja, Negeri Shakespeare, Negeri Harry Potter, Negeri Sherlock Holmes, Negeri Albion dan masih banyak lagi julukan untuk negara dengan magnet besar untuk menarik semua orang berkunjung kesana. Wah, kok enteng banget ya ngomongnya pake diksi "sederhana" :)) Nyatanya, segala sesuatu yang bersifat sederhana tidak semudah yang dipikirkan, bukan?

Pergi ke Inggris, hal yang pertama kali kupikirkan adalah tiket pesawat, tempat tinggal, makanan halal yang harus kumakan, pakaian yang harus kubawa, transportasi disana, beberapa tiket wisata yang harus kubayar, dan tentunya buah tangan untuk orang-orang terdekatku. Berapa ya biaya yang harus kukeluarkan? Setelah stalking-stalking akun twitternya @aMrazing ternyata dihitung-hitung butuh biaya sekitar 70 juta rupiah. Tentunya bukan uang dengan jumlah sedikit untuk seorang mahasiswi manja yang belum memiliki penghasilan sepertiku. Kemudian aku mengetahui adanya kompetisi Mister Potato ini dari twit @Vabyo & @windyariestanty katanya #InggrisGratis. APAA? Tanpa pikir panjang aku langsung bergerak, melihat persyaratannya, mem-follow twitter @MisterPotato_Id Like Fans Page Facebook Mister Potato Indonesia aku berniat untuk menulis dengan harapan menang yang luar biasa lebay. Aku ingin menang, aku ingin ke Inggris, aku ingin ke negeri Harry Potter atau kuliah di Oxford barangkali? Aamiin..

Impian besarku untuk pergi kesana adalah napak tilas (ehehehehe), napak tilas dari film yang meraup kesuksesan yang tinggi. Ya, Harry Potter. Sebagai Potterhead, wisata Harry Potter merupakan wisata yang tidak boleh dilewatkan. Selain mengunjungi Warner Bros Studio Tour atau Museum Harry Potter, aku juga ingin berkunjung ke Bodleian Library Oxford, Alnwick Castle, London Zoo, King's Cross, Exhibition Hall of Australia House (Bank Gringotts), Leadenhall Market, London Eye, Big Ben, Buckingham Palace, Tower Bridge, Oxford University, Magnificient Gloucester Cathedral yang merupakan lokasi-lokasi shooting dari film Harry Potter dan tentunya harus didatangi sebagai penggemar Harry Potter. Meskipun lokasi-lokasi tersebut sebagian tidak terdaftar dalam destinasi #InggrisGratis setidaknya tidak apa-apa kan menulis semua impian-impianku? Sampai disana kan bisa aja aku misahin diri dari rombongan, *terus ngerasa jagoan* *di Bandung aja tukang nyasar* *mending ngemil Smax Ring aja*.

Negeri yang menjadi saksi tiga orang sahabat kecil tumbuh dewasa melalui film dan buku karangan penulis hebat JK Rowling ini telah menjadi bucketlist-ku jika aku bisa pergi keluar negeri. Mencoba sarapan ala orang Inggris dengan menu tradisionalnya; telur, sosis goreng, daging asap, roti goreng, jamur, kacang merah, dan kentang. Jangan bandingkan makanan tradisional mereka dengan Indonesia, hmmmm tapi nih, sebagai orang Indonesia terutama suku Sunda, makanan Sunda lebih nikmaaaat brooo ngunaaaaah. Nah keinginanku yang lain adalah makan fish and chips langsung dari negaranya, minum teh yang menjadi budaya orang Inggris dikenal tea time atau afternoon tea ditemani makanan-makanan ringan, minum butterbeer (?) --> Ujung-ujungnya tetep aja HP tapi minuman ini katanya cuma ada di The Wizarding World of Harry Potter di Universal Studio Orlando, terus bisa ih?

Masa kecilku selalu menganggap bahwa dunia Harry Potter merupakan dunia nyata sehingga aku ingin sekali mengunjungi sekolah sihir Hogwarts dan bersikeras meminta mama untuk membelikan sebuah tongkat sihir dari Ollivander. Sungguh terlalu sering berkhayal. Namun setelah mengetahui adanya kompetisi ini, dengan harapan yang besar untuk menang, semua impian-impianku akan segera kuraih. Bakal menang gitu? Jujur aja, impianku sekarang adalah memenangkan kompetisi ini kemudian berangkat kesana, ke negara sihir yang mampu menyihir mimpi-mimpiku menjadi kenyataan.

Aamiin...



P.S: Kompetisi ini bisa dicek di: misterpotato.co.id  

Wednesday, 14 May 2014

Dari Mimpi, Katanya Semua Itu Berawal

“Kenapa saya harus pergi ke Inggris?” KENAPA?? Jangan tanya kenapa atuh! Karena eh karena semua orang gak mungkin gak mau pergi kesana. Kalaupun ada yaaa “Kenapa sih harus gak mau??!”.  Kayaknya kalimat itu yang harus dipertanyakan.  Dan ini diaaa, terlalu banyak alasan saya untuk pergi kesana. Inggris merupakan negara penuh pesona dengan segala daya tariknya. Daya tarik akan tempat wisatanya, keindahan dan keunikan bangunannya, jugaaaa daya tarik dari penghuni St James Palace oh oh itu lohh anak bungsu pangeran Charles, siapakah gerangan?? Oh tentu saja “Prince Harry”. Tunggu aku disana, Prince, akulah jawaban dari doa-doamu kelak.. Doa Penolak Bala..

© Asri Nuranisa Dewi
Blogger Template Designed by pipdig